Home > UML > UML part 1

UML part 1


Use Case Diagram

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali ddiciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. Focus utama pengembangannya adalah untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat luank dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.

 

Fase Rekayasa Perangkat Lunak

  1. Analisa
  2. Perancangan / Design
  3. Pengembangan / Development
  4. Testing
  5. Implementasi / Deployment
  6. Maintenance

     

Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak

  1. Meningkatkan keakuratan, performance & efficiency produk secara keseluruhan dalam pengembangan.
  2. Menerapkan metodologi yang terdefinisi dengan baik untuk resolusi software.
  3. Melengkapi secara rasional konflik-konflik dan dokumentasi.

 

Analisa dan Perancangan

Pada perkuliahan ini kita akan lebih banyak bermain pada analisa dan perancangan. Tools yang akan kita gunakan adalah UML dengan spesifikasi 2.x. Software yang dibutuhkan adalah Visual Paradigm.

 

UML

The Unifed Modeling Language adalah seperangkat aturan dan notasi untuk spesifikasi sistem perangkat lunak, dikelola dan dibuat oleh Object Management Group. notasi ini menyediakan satu set elemen grafis untuk pemodelan sistem.

Beberapa diagram dari UML adalah

  1. Use Case Diagram

    alat komunikasi tingkat tinggi untuk mewakili persyaratan sistem. Diagram menunjukkan interaksi antara pengguna dan entitas eksternal lainnya dengan sistem yang sedang dikembangkan.

  2. Activity Diagram

    Menangkap alur dari sebuah sistem, termasuk tindakan utama dan poin keputusan. Diagram ini berguna untuk mendokumentasikan proses bisnis.

  3. Class Diagram

    Class diagram menggambarkan struktur statis dari kelas dalam sistem anda dan menggambarkan atribut, operasi dan hubungan antara kelas.

  4. Squence Diagram

    Squence diagram secara khusus menjabarkan sebuah Use Case. Diagram ini menunjukkan sejumlah objek dan pesan yang melewati suatu objek.

     

     

     

  5. Component Diagram

    Komponen diagram digunakan untuk menggambarkan bagaimana komponen
    suatu sistem yang terhubung bersama di tingkat yang lebih tinggi dari abstraksi
    dari diagram kelas. Sebuah komponen bisa dimodelkan oleh salah satu atau lebih kelas.

  6. Deployment Diagram

    Adalah model arsitektur runtime dari sistem dalam pengaturan dunia nyata. Mereka menunjukkan entitas bagaimana perangkat lunak diterapkan ke perangkat fisik.

  7. State Machine Diagram

    Digunakan untuk menggambarkan status transisi dari objek tunggal dalam menanggapi peristiwa.

  8. Interaction Overview Diagrams

    Merupakan pencangkokan dari Activity Diagram dan Squence Diagram. Disini berupa squence diagram yang dipecah menggunakan notasi activity diagram untuk menunjukkan aliran kontrol

  9. Communications Diagram

    Mendeskripsikan kumpulan objek yang berinteraksi untuk menjalankan suatu tingkah laku dalam sistem.

Case Tools

Beberapa case tools yang bisa kita gunakan antara lain

  1. Visual Paradigm (Komunity dan Komersil)
  2. Violet
  3. Tigris UML
  4. UMLET
  5. Rational Rose
  6. JUDE
  7. Poseidon UML

 

Use Case Diagram

Alat komunikasi tingkat tinggi untuk mewakili persyaratan sistem. Diagram menunjukkan interaksi antara pengguna dan entitas eksternal lainnya dengan sistem yang sedang dikembangkan.

Symbol

Use Case

Sebuah use case merupakan unit fungsi yang dapat berinteraksi dengan aktor atau terkait dengan use case lainnya. Penggunaannya diwakili dengan sebuah elips dengan nama use case didalamnya. Nama use case biasanya berupa suatu kata kerja

Ex : Use Case Presensi

Actor


Aktor mewakili entitas eksternal dalam sistem dan dapat berupa manusia, perangkat keras atau sistem lain. Aktor diambil menggunakan
sebuah figure tongkat. Hubungan yang terjadi antar aktor biasanya adalah generalisasi untuk menunjukkan perilaku terhadap sistem yang lebih spesifik

Ex : Use Case Mahasiswa

Assosiasi

Ditunjukkan dalam diagram use case oleh garis padat. Sebuah asosiasi setiap kali ada seorang aktor yang terlibat dengan interaksi yang dijelaskan oleh use case. Asosiasi dimodelkan sebagai garis yang menghubungkan use case dan aktor untuk satu sama lain, dengan mata panah yang bersifat opsional(tidak harus ada) pada salah satu ujung baris. panah ini sering digunakan untuk menunjukkan arah seruan awal hubungan atau untuk menunjukkan aktor utama dalam use case. 

Ex : Mahasiswa melakukan presensi

Generalisasi

Digunakan ketika ada use case yang umum atau actor yang umun, digunakan untuk memberikan dasar fungsi yang dapat digunakan oleh use case/actor yang lebih khusus.

Ex :

Mahasiswa merupakan actor yang lebih umum daripada asisten, dimana tidak semua mahasiswa adalah asisten dan semua asisten adalah mahasiswa

Include

Menggambarkan bahwa use case utama mengincludkan use case yang lain, yang berefek use case yang diincludkan akan terisi kedalam perilaku dari use case utama.

Ex :

Setiap kali ada proses mengisi KRS maka proses pengecekan login pasti selalu dilakukan, jadi ketika Use Case mengisi KRS dieksekusi maka Use Case Cek Status Login akan ikut tereksekusi.

Extend

Menggambarkan bahwa use case tertentu menyediakan fungsionalitas tambahan kepada usecase induknya pada suatu aliran tertentu. Disini dapat diartikan bahwa use case yang mengextend tidak harus selalu tereksekusi ketika use case induknya dieksekusi

Ex :

Setiap kali use case memilih matakuliah belum tentu use case memilih kelas dieksekusi.

 

 

Mari mencoba merancang sistem informasi dengan UML

    Perpustakaan STMIK AMIKOM Yogyakarta menyewakan buku dan CD kepada mahasiswa, dosen, dan karyawan. Dimana seorang mahasiswa hanya diijinkan meminjam buku berbahasa Indonesia, CD. Sementara itu dosen diijinkan meminjam semua koleksi di perpustakaan termasuk buku asing, begitu juga karyawan. Seorang mahasiswa hanya diijinkan meminjam maksimal 3 buah koleksi, berbeda dengan dosen dan karyawan yang bisa meminjam tanpa batas. Para pengunjung perpustakaan dapat melakukan pencarian koleksi berasarkan pengarang atau penerbit, melihat daftar koleksi di komputer pencarian.

    Prosedur peminjaman adalah dengan membawa buku yang hendak dipinjam dan menunjukkan KTM untuk mahasiswa, NIK untuk dosen dan karyawan kepada petugas perpustakaan. Mahasiswa diperbolehkan meminjam selama satu minggu, selebihnya didenda.

    Petugas perpustakaan bertugas melakukan pendataan buku, mencatat peminjaman dan pengembalian, menghitung denda, serta membantu mencarikan koleksi melalui mesin pencari. Para pengunjung perpustakaan dapat meminjam buku, mencari koleksi di mesin pencari dan membayar denda.

  1. Silahkan anda jalankan Visual Paradigm


  2. Maka anda akan mendapat tampilan seperti berikut


  3. Silahkan buat project baru melalui menu File à New Project


  4. Maka akan muncul window dialog New Project, pada Project Name beri nama Design System Perpustakaan kemudian klik Create Blank Project


  5. Maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut


  6. Silahkan anda simpan dengan CTRL + S atau File à Save Project


  7. Maka akan muncul window berikut


    Pilih Save to directory (dilingkari hijau)

    Directory silahkan isikan direktory anda masing – masing (dilingkari biru)

  8. Silahkan anda pilih Use Case Diagram


     

     

     

     

     

  9. Silahkan anda klik kanan kemudian pilih New Use Case Diagram


  10. Beri nama Use Case Petugas Perpus kemudian Enter


  11. Tambahkan 1 buah actor, diambil dari sebelah kiri


  12. Silahkan anda drag ke lembar kosong


  13. Silahkan rename Actor menjadi Karyawan dengan cara double click pada gambar actor kemudian ubah namanya menjadi Karyawan


  14. Silahkan tambahkan actor petugas perpus, sehingga diagram Use Case Petugas Perpus seperti gambar berikut


    Pada gambar diatas dapat dibaca bahwa diagram Use Case Petugas Perpus terdiri dari 2 buah Actor yaitu Karyawan dan Petugas Perpus.

  15. Silahkan anda cari Generalization


  16. Silahkan anda klik kiri item Generalization, kemudian diikuti klik kiri di Karyawan lalu klik kiri di Petugas Perpus, sehingga gambarnya tampil seperti berikut


    Pada gambar diatas dapat dibaca bahwa petugas perpus bersifat lebih khusus daripada karyawan atau karyawan bersifat lebih umum daripada petugas perpus dikarenakan semua petugas perpus adalah karyawan tetapi karyawan belum tentu menjadi seorang petugas perpus.

  17. Sekarang silahkan anda tambahkan 1 buah use case yaitu mencatat transaksi peminjaman, dengan cara pilih item Use Case


  18. Sekarang silahkan anda drag ke tempat kosong dan beri nama “mencatat transaksi peminjaman”.


  19. Silahkan anda klik actor Petugas Perpus, kemudian pilih Association seperti gambar


  20. Silahkan anda drag association kemudian anda lepas di use case “Mencatat transaksi peminjaman”.


    Gambar diatas dapat dibaca bahwa petugas perpus adalah suatu actor yang lebih spesifik daripada karyawan tetapi petugas perpus adalah seorang karyawan. Petugas perpus dapat melakukan pencatatan transaksi peminjaman

  21. Selamat anda sudah membuat sebuah diagram sederhana. Silahkan anda cermati lagi materi diatas, tanyakan pada dosen atau asisten apabila ada yang tidak dimengerti.


 

Categories: UML
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: